Hj. Aminah Abdullah - Presiden Komisaris Tiga Serangkai Group

Print
Pebisnis Harus Selalu Optimis
 
”Selama kita bersama Allah, tidak ada yang perlu ditakutkan.” Kalimat itulah yang seolah menjadi inti dari keberhasilan bisnis Tiga Serangkai Group sebagaimana disampaikan Presiden Komisaris Tiga Serangkai Group, Hj. Siti Aminah Abdullah, saat menjadi pembicara kajian rutin MES di kediamannya, Kamis (16/4).

Aminah menceritakan Tiga Serangkai didirikan tahun 1958 oleh dia dan suaminya tercinta, H Abdullah Marzuki (Alm). Bisnis yang dibangun berawal dari perusahaan keluarga dengan teknologi tradisional. Awalnya Aminah dan suaminya mengumpulan soal-soal yang distensil. Di awal-awal, perusahaan ini berkembang dengan modal terbatas dan ada komitmen untuk fokus usaha, single product, single business, serta menjalin hubungan dengan satu pihak, segmentasi terbatas.

”Niat awalnya adalah untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa, dan adanya keinginan mengembangkan bisnis berkonsep Islam. Kami mengelola karyawan dengan pendekatan kekeluargaan dan membangun relasi dengan prinsip turun langsung ke lapangan,” urainya.

Tapi di usianya yang lebih dari setengah abad, Tiga Serangkai Group kini telah didukung oleh manajemen modern yang dikelola oleh tenaga profesional di bidangnya. Penerbitan didukung oleh lebih dari 100 penulis berpengalaman, serta lebih dari 70 editor berbagai disiplin ilmu dengan pengalaman internasional dan pelatihan yang intensif.

“Sistem produksi dan pengendalian mutu terpadu untuk menjamin kwalitas cetak yang prima sesuai standarisasi grafis—ISO 9001:2000. Untuk mendukung pelayanan kami kepada pelanggan, saat ini ada 42 kantor cabang dan lebih dari 300 kantor penjualan yang tersebar di seluruh Indonesia,” urainya.

Kepada para pebisnis pemula, Aminah berpesan agar menyiapkan modal dan memilih sumber modal yang diinginkan, menentukan tujuan bisnis, membidik pasar yang sesuai, membuat produk sesuai pasar dengan prinsip keterjangkauan produk, tempat dan harga serta membangun relasi dengan baik. Menempatkan pelanggan sebagai raja yang harus dilayani dengan baik.

“Ketika suatu saat seorang pebisnis berada dalam keadaan sulit, dia harus mempunyai keyakinan yang kuat, mempunyai sikap optimis dan tetap fokus pada bisnis yang telah dijalankan serta mempunyai keberanian untuk melakukan terobosan-terobosan baru,” sarannya.
Di akhir ceramahnya, Aminah berpesan agar seorang muslim menggunakan masa sehat, kesempatan, masa muda dan potensi sesuai kemampuan untuk meraih masa depan yang penuh berkah.
 
Tips menjadi eksekutif muda yang istiqomah ala Hj. Siti Aminah Abdullah:
  • Tetapkan niat yang lurus, yaitu bisnis semata-mata untuk beribadah kepada Allah karena bisnis itu sendiri sifatnya hanyalah penunjang akidah.
  • Shidiq, amanah, adil dalam setiap napas dan ruh bisnis.
  • Melakukan Fardlu Kifayah, dalam berdagang dan bekerja, niatkanlah bahwa kita sedang melaksanakan fardu kifayah untuk mendapatkan ridlo dan berkah Allah.
  • Orientasi pasar akherat. Allah SWT berfirman, “Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah dan dari mendirikan salat dan membayar zakat,” (QS An Nur:37)
  • Terus berzikir
  • Tidak rakus
  • Menghindari syubhat
  • Senantiasa melakukan pengawasan dan introspeksi serta mencari cara-cara yang inovatif.
Friday the 24th. 888Poker. Memasyarakatkan Ekonomi Syariah, Mensyariahkan Ekonomi Masyarakat
Copyright 2012

©